Percikan Cinta

Bisa juga dibaca di sini : 

Percikan Cinta

            Aku hitung sudah seribu delapan ratus dua puluh lima hari aku mengiringi langkahmu. Seperti bayangan, aku selalu ada, dan ingin selalu ada, menjadi bagianmu seterusnya. Banyak orang memberi rumus-rumus cinta. Kalau ingin berumur panjang, cinta harus dipupuk dengan sabar, dilengkapi setia, dibumbui rindu, dimaknai dengan kasih sayang.

            Ingin aku sampaikan pada dunia, bahwa kita tak pernah butuh buku panduan mempertahankan cinta. Kita, hanya butuh stok kembang api di hati. Nyalakan saja sumbunya setiap kali sunyi menggerayangi. Percikan-percikan cinta itu akan menerangi jalan yang kita lalui. Kita akan tertawa bahagia seperti kanak-kanak lagi. Percikan saja cukup, tak perlu kobaran api cinta yang mubazir.

            Sesederhana itu, untuk membuatmu tetap di sini.     

Comments

Hengki Jimi said…
This comment has been removed by the author.