Tak Butuh Pemberian Tahu

Bisa juga dibaca disini :
http://jejakubikel.com/2011/01/12/tak-butuh-pemberian-tahu/


Tak Butuh Pemberian Tahu



Angin sudah membisikkan padaku ke mana arah pergimu. Matahari telah menerangkan padaku dengan siapa kau menghabiskan harimu. Senja pernah mengabarkan, kepada perempuan mana kau selalu merindu. Tapi aku butuh pengakuanmu.

Di malam larut saat tak tahu ke mana harus mengadu pilu, aku berjalan tak tentu arah, membiarkan kaki kecil ini membawa tubuh mungilku. Tanpa meminta, aku justru melihat sosokmu. Mesra itu bukan bersamaku.

Aku menghubungi ponselmu, langsung kau terima. Aku bertanya di mana kau berada. Kau jawab singkat, “Kantor,” lalu ponsel kau matikan.

Aku langsung menemuimu yang hanya berjarak beberapa meter dari tempatku berdiri. Botol minuman yang kau pegang langsung kupukulkan ke kepalamu.
 
Kau selingkuh! Aku tak butuh lagi pemberian tahu.

Comments