Kamera Binal

Aku selalu mendukung kekasihku yang sangat mencintai dunia fotografi. Aku selalu percaya bahwa ia adalah seorang fotografer sebuah majalah yang sangat ternama, sehingga gajinya bisa menanggung hidup kami berdua. Aku juga percaya bahwa ia laki-laki baik-baik yang bekerja secara profesional, di bidang yang juga normal-normal saja.

Sampai suatu hari, ia meminta tubuhku menanggalkan semua pakaian yang melekat untuk diabadikan dalam kamera fotografinya. Aku menurut saja, atas nama dokumentasi pribadi.

Sebulan kemudian, saat iseng mengintip ruang gelap tempatnya mencuci foto, aku terkejut melihat koleksi foto bugil puluhan perempuan yang baru saja dicetak. Ternyata kamera miliknya tak hanya memotret tubuhku.

Aku harus membakar ruang gelap dan seluruh isi rumah sebelum kekasihku menuntaskan mandinya!


Bisa juga dibaca di sini (Jejakubikel)

Comments