Mantan Handuk

Kekasihku adalah penggila game. Saat sedang asyik sendiri dengan Play Station, dunia dan isinya tak akan mampu memalingkan perhatiannya. Kecuali dua, aku dan handuk putihku. Aku tahu betul kekasihku tak akan bisa menolak tubuh wangi dan mulusku sehabis mandi. Ia lebih bernapsu melihatku berbalut handuk dibandingkan menggunakan lingerie se-transparan apa pun.

Saat keluar dari kamar mandi, seketika mesin game bermain sendiri, dan kekasihku akan sibuk melumat bibir, menyusuri leher, hingga handuk itu tak lagi menutupi dadaku karena bibirnya telah pindah ke sana.

Handuk putih itu kini menghuni tempat sampah. Tempat yang paling cocok untuknya karena telah ternoda. Sepertiku yang kini merasa sehina sampah, karena darah perawanku telah terserap abadi di sana.


Bisa juga dibaca di sini (Jejakubikel)

Comments