Romantis yang Tragis

Aku membuat kisah panjang tentang dirimu, di dalamnya kuselipkan aku. Kita menjadi tokoh utama namun tak pernah sesungguhnya menjadi kita. Dalam nyata, aku dan kamu tetap dua kata, dua objek yang tak pernah jadi satu.

Tapi kisah yang kutulis begitu indah. Kita adalah kita. Dua yang menjadi satu, sesuai inginku. Tak peduli seberapa kuat kau menolak hadirku di hatimu, kisah ini tetap kulanjutkan, sesuai inginku. Aku menjelma jadi idola dalam bidang sastra, meski tak pernah jadi idola di hatimu.

Novel percintaan paling romantis sepanjang masa yang mendapat banyak penghargaan itu adalah karyaku. Padahal di balik kisahnya, ada luka menganga abikat ulahmu. Jangankan membaca, menerima dan menyimpannya pun kau tak pernah mau.


Note : bisa juga dibaca di Jejakubikel

Comments