Tertunda

Malam ini adalah malam pertama mereka. Malam bagi sepasang pengantin membangun asmara mereka yang sudah disahkan agama dan Negara. Di dalam kamar pengantin yang penuh bunga, sang mempelai pria sedang tak sabar menanti permaisurinya mandi dan bersiap.

Ia yang hanya berbalut selimut tanpa kain lain menutupi tubuhnya,menatap penuh gairah kepada istrinya yang jelita. Tubuh mulus pasangan hidupnya hanya terbalut handuk putih bersih.

“Istriku, benarkah kau masih perawan?” tanyanya lembut.

“Tentu saja. Mengapa masih menanyakan hal itu saat ini?”

“Hanya ingin memastikan. Bolehkah aku menembusnya malam ini?”

“Aku harus menulis artikel untuk terbit besok. Deadline nih.”

“Tapi ini malam pertama kita.”

“Kau bilang sudah siap menikahi wartawan,”

Sang suami hanya bisa pasrah.


Note : bisa juga dibaca di Jejakubikel

Comments