Skip to main content

Posts

Featured

Film ‘Joker’, Kematian Sulli, dan Gagal Paham Tentang Gangguan Mental

Entah disengaja atau tidak, pemutaran film Joker bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Dunia yang diperingati setiap 10 Oktober. Joker adalah satu-satunya musuh Batman yang latar belakangnya misterius. Baik di komik atau film-film Batman, tidak ada cerita bagaimana kehidupan Joker sebelum menjadi penjahat. Celah ini yang sepertinya digunakan sang sutradara Todd Phillips dalam mengembangkan cerita film Joker. Tak tanggung-tanggung, ia membawa isu penyakit mental. Tapi sayangnya, kutipan yang jadi viral dari film itu adalah “orang jahat adalah orang baik yang tersakiti”. Arthur Fleck (orang baik) berubah menjadi Joker (orang jahat) karena tersakiti. Kekerasan yang dilakukan Joker membuat stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) semakin buruk: Mereka bisa membunuhmu! Mereka bisa berbuat jahat! Hati-hati, jangan menyakiti mereka! Stigma seperti ini yang menyebabkan penanganan untuk ODGJ sering salah. Pemasungan adalah tindakan yang paling menunjukkan ketakutan orang terhadap ODGJ…

Latest Posts

Hati-hati Denda Bagasi Kabin Jetstar 65 SGD

Itinerary 1 Minggu di Thailand (Bangkok)